Chronicles of person who have nothing

Blog EntryTC: Friday on RequestNov 23, '05 2:18 AM
for everyone
Tim The Channel (TC) tak pernah kehilangan akal dalam soal tema acara. Buktinya monthly meeting "Friday on Request" yang digelar Jumat (18/11) kemarin di Bellagio Apartment, Mega Kuningan menyisakan kesan positif sekaligus berkat bagi the channelers, baik tamu maupun pengerjanya. Apa saja ya acaranya?
 
Acara diawali dengan doa oleh koordinator kita, Imron.  Setelah itu tiba-tiba muncul ke panggung sosok yang sudah tidak asing lagi di kalangan TC, Jason namanya. Kalau saudara pernah lihat tayangan film Percaya Diri vs Percaya Tuhan, Jason mendapat peran sebagai Elon.  Ingatkan? Seorang tukang bakmi yang jadi penyanyi ternama. 
 
Nah, edisi November kemarin, Jason "Elon" bertugas sebagai presenter.  Tapi yang lebih menarik, ternyata, sang presenter kita itu memang piawai dalam urusan olah vokal. Suaranya okay juga,lho, di pangung apalagi didukung oleh para singer yang terdiri dari Ade, Vinta, Wulan, Marina, Silvy, Ferlix, Steve dan Semmy.
 
Nah, yang berbeda dengan edisi-edisi sebelumnya, ini kali praise and worship sangat menonjol. Namanya juga "Friday on Request"...Ada 10 lagu pilihan the channelers yang dinyanyikan oleh teman-teman kita, antara lain Shout to The Lord, MengenalMu, King of Majesty, Seperti Fajar dan Open the eyes of my heart.
 
Untuk lagu Open the eyes, Adon "Base Jam", vokalis band anak muda asal Indonesia ini, berhasil meraciknya dengan baik sehingga menggugah selera audience untuk lebih sungguh memuji Tuhan. Di sini, Adon minta perempuan dan laki-laki bersahut-sahutan.Kalau para laki-laki melantunkan: open the eyes of my heart Lord, maka para perempuan menjawabnya: I want to see You.
 
"Para perempuan ikuti saya dan boleh dengan gaya yang centil!" ajak Adon malam itu.  Reaksi langsung dari jemaat adalah senyum-senyum dan mengikuti ajakan si Adon tersebut. 
 
Acara mengalir dengan sangat baik. Jason pun tak lupa memperkenalkan nama masing-masing para musisi yang terlibat dalam pelayanan kemarin. Hal ini belum pernah dilakukan sebelumnya. 
 
Selain Adon, tentunya ada penyanyi-penyayi ternama lain yang terus wara-wiri di belantika lagu rohani seperti anggota UX Singer Wawan Yap dan Rhea serta children choir dan juga beberapa penyanyi lainnya. Aplaus tanda takjub dari jemaat pun terus terdengar.   
 
Kedua teman kita ini (Wawan dan Rhea) juga seru performanya kala berbincang-bincang dengan tamu pembicara Edwin Badudu, pengamat musik Indonesia yang juga cinta Tuhan.  Intinya, menurut Bang Erwin musik itu bukan universal tapi global.  Masing-masing orang punya persepsi tersendiri dengan musik dan tentunya unsur budaya suatu daerah punya andil yang besar untuk mempengaruhi gema musik tersebut.
 
Ketika ada pertanyaan dari seorang tamu tentang musik beraliran "underground" mulai dikemas dalam wujud lagu rohani, Bang Edwin menanggapinya cukup positif. Dia bilang tentu setiap lagu harus disesuaikan dengan peruntukkannya dan audiensnya. Lebih jauh ia mengatakan, jika musik beraliran underground bisa menyampaikan pesan rohani dengan baik kepada audiens yang bisa menerima aliran itu, tentu tidak ada masalah.
 
Eits..., perbincangan bang Edwin dengan Rhea dan Wawan juga diramaikan dengan duet dari kedua putri Bang Edwin. Suaranya?...hmmm bagi yang belum tahu saya sarankan untuk menonton VCD edisi November TC. 
 
Rumah Baru
 
TC punya rumah baru di Bellagio. Lokasinya, ada di Mega Kuningan jakarta Selatan tidak terlalu jauh dengan hotel JW Marriott, beberapa kedutaan besar asing di daerah tersebut dan mal ambasador.  Namanya juga rumah baru jadi AC nya sangat dingin.  Pesan untuk teman-teman TC, jangan lupa untuk membawa baju hangat kalau beribadah next month ya...
 
Ruangan berkapasitas hampir 400 kursi ini sangat pas untuk mengakomodir tetamu TC. Tidak terlalu besar sehingga kira-kira 95 persen kursi terduduki dan juga tidak terlalu kecil sehingga semua tamu tidak terlihat sesak.  Interiornya juga keren deh, jadi hati pun terasa nyaman kalau sudah berada di dalam ruangan.
 
Padahal sewaktu saya baru masuk ke lobi, hmm..sempat bingung juga sih. Sebab bangunan apartement Bellagio belum rampung seratus persen secara keseluruhan. Jadi masih dalam tahap "finishing touch." Semoga teman-teman tidak merasa bingung mencari elevator. Just ask security guard dimana ruangan untuk gereja!
 
Oke, Selamat beribadah!! Tuhan Yesus memberkati! 


Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design - Copyright © 2005 Sam Royama All rights reserved.